Saat ini, ramai orang yang merasa hidupnya tidak bahagia. Faktor penyebabnya bermacam-macam. Ada yang kerana faktor ekonomi, pasangan, pekerjaan, dan sebagainya.
Keadaan ekonomi negara yang belum juga stabil misalnya, membuatkan ramai orang stress, menatap masa depannya. Tak terkecuali para mahasiswa tahun akhir. mereka pun risau, setelah habis pengajian nanti, dapatkah mereka bekerja, atau bertambah kadar penggangguran di negara ini?
Para buruh iuga berteriak menuntut kehidupan yang lebih baik. Namun, ternyata orang-orang yang kaya juga banyak yang merasa hidupnya tidak bahagia. Mereka memang telah mencapai puncak kerjaya, rumah megah, kereta mewah, dan wang melimpah. Akan tetapi, seperti ada yang kurang dalam dirinya sehingga selalu merana dan kehilangan jati diri. Mereka tidak tahu lagi apa yang harus dicapai dan untuk apa mencapainya.
Sesungguhnya, jika kita mengalami keadaan-keadaan tersebut, hal itu terjadi kerana kita tidak memiliki sandaran yang kuat, yakni tempat untuk bergantung menyerahkan segala persoalan dan mengadu segala kesulitan hidup atau kehampaan hidup.
Ketahuilah, Allah-lah sebaik-baik tempat bergantung dan bersandar. Dialah yang akan selalu mendengar keluh kesah dan pengaduan hambaNya, baik yang mengalami kesulitan hidup maupun bagi yang merasakan kehampaan hidup.
Berserahlah kepada Allah SWT. Banyakkan istghfar. Mudah-mudahan Allah memberi kita ketenangan dan kebahagiaan. Inshaa Allah. Aamiin.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan