Sesungguhnya seseorang yang jauh dari Allah, tidak berjalan di atas jalan-Nya, tidak melakukan apa yang diperintahkan-Nya dan tidak menjauhi apa yang dilarang-Nya akan merasakan sempitnya rezeki.
Sebagaimana firman-Nya,
“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh dia akan menjalani kehidupan yang sempit dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (Thaha: 124)
Sungguh menghairankan, bagaimana seseorang mengharapkan Allah memberikannya rezeki dan menganugerahkan kepadanya kehidupan yang penuh kebahagiaan sedang dirinya jauh dari Allah dan petunjuk-Nya?
Mungkin ada yang bertanya, “Ada di antara manusia yang memiliki banyak harta padahal mereka adalah nonmuslim, ataupun mereka adalah muslim tetapi mereka jauh dari Allah, mengapa hal itu terjadi???
Sesungguhnya orang yang memiliki harta yang banyak, tetapi harta itu tidak menghantarnya untuk beriman kepada Allah dan dekat kepada Allah, maka harta itu akan menjadi penyebab seksa Allah terhadap mereka.
Allah SWT berfirman,
“Maka janganlah harta dan anak-anak mereka membuatmu kagum. Sesungguhnya maksud Allah dengan itu adalah untuk menyiksa mereka dalam kehidupan dunia dan kelak akan mati dalam keadaan kafir. (Al-Mukminun: 56)
Mari kita dekatkan diri kita dengan-Nya melalui amal ibadah yang diperintah oleh-Nya.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan